- Menkop Ferry Dorong Kopdit Obor Mas NTT Jadi Kebanggaan Nasional
- Di Paris, Prabowo dan Macron Bahas Pertahanan hingga IEU-CEPA
- Pengamat UMKM Soroti Pendampingan Jakpreneur, Minta Evaluasi Kinerja Pendamping di Lapangan
- AHY Tegaskan Politik Perempuan Bukan Formalitas
- Audiensi PB PRSI dengan Kemenpora RI Bahas Dukungan Olimpiade Robotika 2026
- BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah Indonesia
- LPDB Koperasi Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait Dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- SMP Islam Mentari Indonesia Gelar Pameran Karya Robotik Siswa Bersama PRSI
- GMNI DKI Ajukan Dokumen Amicus Soal UU TNI
DLH Subang Kerahkan 20 Armada, Hadapi Ledakan Sampah Usai Lebaran
.jpg)
Keterangan Gambar : Pasca libur Lebaran, volume sampah di Kabupaten Subang.
BERNUSA.COM, Subang – Pasca libur Lebaran, volume sampah di Kabupaten Subang mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai sekitar 300 ton per hari. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat serta membludaknya kunjungan wisatawan selama momen libur panjang.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang mencatat, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan hari normal. Kawasan wisata di wilayah selatan dan pesisir utara menjadi penyumbang terbesar lonjakan tersebut.
Selain itu, pusat kota dan pasar tradisional juga mengalami peningkatan penumpukan sampah, terutama dari limbah rumah tangga dan sampah plastik sisa konsumsi wisatawan.
Baca Lainnya :
- Arus Balik Lebaran Mulai Padat, Penumpang KA Daop 1 Tembus Puluhan Ribu0
- Itwasum Polri Cek Kesiapan Pengamanan Mudik di Pelabuhan Merak0
- Elva PSI Bicara Pentingnya Psikolog Anak dan Guru Bimbingan Konseling di Jakarta0
- Gagal Bereskan Masalah Sampah yang Menahun, August PSI Tegur Pramono di Rapat Paripurna DPRD0
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa0
Untuk mengantisipasi kondisi ini, DLH Subang telah menugaskan petugas kebersihan sejak bulan Ramadan hingga pasca Lebaran. Lebih dari 20 armada pengangkut sampah disiagakan guna memastikan sistem pengelolaan tetap berjalan optimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Andri Mulya Priatna, mengungkapkan bahwa kendala utama di lapangan adalah kepadatan lalu lintas, khususnya di jalur wisata, yang sempat menghambat proses pengangkutan sampah ke TPA.
“Selama libur Lebaran, petugas di lapangan menghadapi kendala berupa kepadatan arus lalu lintas di jalur wisata, yang menghambat distribusi sampah menuju TPA,” ujarnya pada wartawan, Kamis,(2/4/2026).
Meski menghadapi berbagai hambatan, DLH memastikan penanganan sampah tetap terkendali dan tidak terjadi penumpukan berkepanjangan di ruang publik.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk lebih bijak dalam mengelola sampah, termasuk membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (AS/BN)
_-_Copy.png)



.jpg)




_(1).png)

