- Munjirin: Penanganan Sampah Jakarta Timur Capai 729,72 Ton hingga Juli 2026
- Pemkab Bekasi Matangkan Regulasi Pilkades Serentak 2026, Fokus Wujudkan Demokrasi Desa Berkualitas
- 83 Ribu Koperasi Berbadan Hukum, LPDB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi Indonesia
- Pasien Bayi Kembali Dirawat di NICU Usai Operasi, Rekan Indonesia Sumsel Soroti Pelayanan Kesehatan
- Babak Baru Partai Ummat, Sinergi Tokoh-Tokoh Muda Dan Kekuatan Jaringan Menuju Pemilu 2029
- Ketum DPP Rekat Indonesia Nyatakan Presiden Prabowo Dengan Tegas Perintahkan Tindakan Pejabat yang Terlibat Korupsi Dan Gratifikasi
- Khitanan Massal PAM JAYA Layani 2.067 Peserta, Raih Rekor MURI
- Pemprov DKI: Jakarta Kini Bersaing dengan Kota-Kota Besar Dunia
- Depot Bu Rudy Resmikan Sertifikat Halal Cabang Ke-6 Di Harbour City Nine Surabaya
- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal
Iran Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Kirim Pesan Langsung ke Sekjen Baru

Keterangan Gambar : Ayatullah Ali Khamenei
TEHERAN — Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, mengirimkan pesan langsung kepada Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Dalam pesan tersebut, Khamenei menegaskan bahwa Iran akan tetap konsisten mendukung apa yang disebut sebagai “poros perlawanan” terhadap Amerika Serikat dan Israel. Dukungan itu, menurut dia, bukan hanya bersifat politik, tetapi juga mencerminkan komitmen ideologis yang telah lama dibangun antara Teheran dan Hizbullah.
“Kami akan terus mendukung perlawanan,” demikian inti pesan yang disampaikan kepada Qassem, sebagaimana dikutip sejumlah media Iran.
Baca Lainnya :
- BOP: Jalan Pintas Damai atau Cara Baru Mengatur Dunia?0
- Gugum : Iran Mampu Hadapi Perang Panjang, AS-Israel Hadapi Risiko Konflik Berlarut0
- IRGC Tantang Kapal Perang AS, Pengamat: Bentuk Perlawanan atas Tekanan Geopolitik0
- Mengapresiasi Pesan Pertama Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei0
- Bayang-Bayang Perang Timur Tengah0
Selain menegaskan dukungan, Khamenei juga menyoroti pentingnya keteguhan Hizbullah dalam menghadapi tekanan eksternal. Ia menyebut posisi kepemimpinan Qassem saat ini berada dalam fase krusial, seiring dinamika konflik yang terus berkembang di kawasan.
Khamenei turut menyampaikan apresiasi atas peran Hizbullah selama ini, sekaligus menegaskan kepercayaan Iran terhadap kepemimpinan Qassem. Ia menyebut pengalaman dan kapasitas Qassem sebagai faktor penting dalam menjaga kesinambungan strategi organisasi tersebut.
Pesan tersebut juga menggarisbawahi kesinambungan garis perjuangan yang sebelumnya diwakili oleh tokoh-tokoh seperti Qassem Soleimani dan Hassan Nasrallah, yang selama ini menjadi figur sentral dalam membangun jaringan aliansi Iran di kawasan.
Pengamat menilai, komunikasi langsung ini merupakan sinyal konsolidasi politik di tengah tekanan geopolitik yang meningkat. Iran, melalui pesan tersebut, tampak ingin memastikan stabilitas internal sekutunya sekaligus menjaga pengaruhnya di kawasan.
Di sisi lain, langkah ini juga berpotensi mempertegas garis konfrontasi yang telah lama terbentuk, terutama dalam konteks rivalitas Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Dengan dinamika yang terus berkembang, pesan ini dipandang bukan sekadar komunikasi simbolik, melainkan bagian dari strategi yang lebih luas dalam menjaga keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.
_-_Copy.png)








_(1).png)

