Bahlil Pastikan Distribusi BBM Berangsur Normal, Bali Jadi Perhatian

By Achmad Soleh 20 Okt 2026, 02:46:13 WIB Nusantara
Bahlil Pastikan Distribusi BBM Berangsur Normal, Bali Jadi Perhatian

Keterangan Gambar : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia


BERNUSA.COM, Jakarta, – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap terjaga di tengah kenaikan harga minyak dunia. Pemerintah juga memperkuat pasokan BBM di sejumlah wilayah, terutama Bali dan Jawa Timur, untuk mengantisipasi gangguan distribusi.

Hal itu disampaikan Bahlil seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Bahlil menjelaskan, harga minyak mentah Indonesia atau *Indonesian Crude Price* (ICP) saat ini berada di kisaran 105–106 dolar AS per barel. Sementara itu, rata-rata ICP sejak Januari hingga Oktober 2026 tercatat sekitar 91–92 dolar AS per barel.

Baca Lainnya :

Dari sisi ketahanan energi, cadangan nasional Pertalite dengan RON 90 berada di kisaran 16–18 hari. Adapun cadangan BBM jenis lain, termasuk Pertamax RON 92, RON 95, RON 98, dan Solar, rata-rata berada di atas 20 hari.

“Untuk di sektor BBM saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata—minus Pertalite yang RON 90, RON 90 sekarang di angka 16–20 hari, kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari,” ujar Bahlil.

Cadangan BBM Bali Diperkuat

Pemerintah juga meningkatkan cadangan BBM di Bali setelah sebelumnya terjadi kendala distribusi akibat keterlambatan kapal pengangkut pasokan dari Jawa.

Setelah berkoordinasi dengan Gubernur Bali, Direktur Utama Pertamina, dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, cadangan BBM di Bali berhasil ditingkatkan menjadi 11–12 hari. Pemerintah menargetkan cadangan tersebut mencapai 15 hari dalam satu pekan berikutnya.

Bahlil mengatakan, gangguan distribusi di Bali berangsur teratasi berkat koordinasi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan Pertamina.

Menurut dia, langkah penanganan telah dilakukan untuk memastikan pasokan BBM kembali berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain Bali, kondisi distribusi BBM di sejumlah wilayah Jawa Timur juga dilaporkan mulai membaik. Pertamina telah melakukan langkah penambahan pasokan untuk mengatasi kendala distribusi di wilayah tersebut.

Harga Batu Bara Naik, Produksi Diatur

Di sektor mineral dan batu bara, Bahlil menyebut harga batu bara dengan kalori 6.300 telah mencapai 154 dolar AS per ton.

Pemerintah tetap menerapkan relaksasi produksi secara terbatas untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan (*supply and demand*). Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mendorong peningkatan penerimaan devisa negara.

Bahlil berharap tren harga yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara, dengan tetap memperhatikan keseimbangan produksi dan kebutuhan pasar.

Pabrik Ekosistem Baterai Dibangun di Karawang

Sementara itu, di sektor hilirisasi, pemerintah terus mendorong pengembangan industri nikel dan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Bahlil menyampaikan bahwa sejumlah pabrik di kawasan Weda Bay, Maluku Utara, telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah juga bersiap meresmikan pabrik dalam ekosistem baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. Proyek tersebut merupakan hasil kerja sama perusahaan asal China, CATL, dengan badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia.

Menurut Bahlil, proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan industri hilirisasi dan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Pemerintah berharap pengembangan sektor energi, mineral, dan hilirisasi dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.(AS/BN).