- Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan
- 12 Tahun Waskita Beton Precast, Menata Fondasi, Meningkat Lebih Tinggi
- Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
- Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
- Tokenized Stocks Tembus US$3 Miliar, Akses Saham AS Makin Diminati Investor Indonesia
- LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS \'Naik Kelas\'
- AI Tidak Cukup untuk Menghapus Kemiskinan Jakarta
- OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut
- Musim Hujan Mundur ke Desember, Jadwal Kirim Material Proyek Ikut Bergeser
- Ketua Harian Partai Ummat Dukung Kapolri Dan Test Narkoba Seluruh Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Wakil Rakyat Di Seluruh Indonesia
Dissiptaka Barut Dorong Transformasi Digital Lewat Aplikasi Srikandi
.jpg)
BERNUSA.COM: Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) menggelar pelatihan pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi Srikandi di lingkungan pemerintah daerah, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten daerah dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, dilaksanakan selama dua hari di Aula Utama Lantai II Kantor Dissiptaka Muara Teweh dan dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bupati, drg. Dwi Agus Setyowaty.
Dalam sambutannya, Kepala Dissiptaka Kabupaten Barito, Utara, Fakhri Fauzi, S.Ag.,M.H
menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan beberapa landasan hukum, di antaranya mengacu pada Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Kode Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip, dan Sistem Klasifikasi Keamanan serta Akses Arsip, serta Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi0
- Kemenkop Dorong Kopdes Merah Putih Tingkatkan Produksi Berbasis Komoditi Unggulan di Aceh0
- Mentan Amran: Bela Kementerian dan Petani, Bukan Pribadi Saya0
- Polisi Sebut Hansip yang Meninggal di Cakung adalah Pahlawan Lingkungan0
- Soal Gugatan ke Tempo, Hasan Nasbi: Ini Bukan Kriminalisasi, Tapi Hak Konstitusional0
Disebutkan pula, nilai hasil digitalisasi arsip tahun 2024 Kabupaten Barito Utara mencapai 64,94 kategori “baik”.
Pelatihan dengan menghadirkan dua nara sumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yakni Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum (Arsiparis Madya) dan Pinandita Syafrisman, S.Sos (Arsiparis Muda) dengan tujuan untuk mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan daerah agar berjalan secara komprehensif dan terpadu.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelolaan arsip di perangkat daerah, baik secara konvensional maupun elektronik, dapat lebih tertata dan profesional,” ujar Kepala Dissiptaka dalam laporannya.(Ai)
_-_Copy.png)




.jpg)




_(1).png)
