- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Dissiptaka Barut Dorong Transformasi Digital Lewat Aplikasi Srikandi
.jpg)
BERNUSA.COM: Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) menggelar pelatihan pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi Srikandi di lingkungan pemerintah daerah, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten daerah dalam melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, dilaksanakan selama dua hari di Aula Utama Lantai II Kantor Dissiptaka Muara Teweh dan dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bupati, drg. Dwi Agus Setyowaty.
Dalam sambutannya, Kepala Dissiptaka Kabupaten Barito, Utara, Fakhri Fauzi, S.Ag.,M.H
menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan beberapa landasan hukum, di antaranya mengacu pada Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Kode Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip, dan Sistem Klasifikasi Keamanan serta Akses Arsip, serta Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi0
- Kemenkop Dorong Kopdes Merah Putih Tingkatkan Produksi Berbasis Komoditi Unggulan di Aceh0
- Mentan Amran: Bela Kementerian dan Petani, Bukan Pribadi Saya0
- Polisi Sebut Hansip yang Meninggal di Cakung adalah Pahlawan Lingkungan0
- Soal Gugatan ke Tempo, Hasan Nasbi: Ini Bukan Kriminalisasi, Tapi Hak Konstitusional0
Disebutkan pula, nilai hasil digitalisasi arsip tahun 2024 Kabupaten Barito Utara mencapai 64,94 kategori “baik”.
Pelatihan dengan menghadirkan dua nara sumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yakni Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum (Arsiparis Madya) dan Pinandita Syafrisman, S.Sos (Arsiparis Muda) dengan tujuan untuk mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan daerah agar berjalan secara komprehensif dan terpadu.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelolaan arsip di perangkat daerah, baik secara konvensional maupun elektronik, dapat lebih tertata dan profesional,” ujar Kepala Dissiptaka dalam laporannya.(Ai)
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

