Jakarta Institute: Edukasi Pemilahan Sampah Dinas PPKUKM Perkuat Gerakan Jakarta Bersih

By Goenk1975 25 Jul 2026, 11:56:16 WIB DKI Jakarta
Jakarta Institute: Edukasi Pemilahan Sampah Dinas PPKUKM Perkuat Gerakan Jakarta Bersih

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute


Bernusa.com. JAKARTA – Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menekan volume sampah melalui edukasi pemilahan sampah terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Jakarta Institute yang mengapresiasi langkah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta dalam menyosialisasikan pemilahan sampah kepada para UMKM binaan.

Direktur Jakarta Institute, Agung Nugroho, menilai sosialisasi tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Langkah Dinas PPKUKM patut diapresiasi karena telah mengintegrasikan edukasi lingkungan ke dalam program pembinaan UMKM. Ini sejalan dengan komitmen Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mengatasi persoalan sampah," ujar Agung, Jumat (25/7).

Baca Lainnya :

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat harus dimulai dari sumber penghasil sampah, termasuk sektor UMKM. Dengan membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak awal, proses pengolahan akan menjadi lebih efektif sekaligus mengurangi beban sampah yang dikirim ke fasilitas pengolahan akhir.

Agung menambahkan, pelaku UMKM memiliki posisi strategis karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, edukasi yang diberikan kepada UMKM tidak hanya berdampak pada lingkungan usaha, tetapi juga dapat menularkan budaya pengelolaan sampah kepada konsumen.

"UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Ketika pelaku usaha mulai memilah sampah secara konsisten, maka dampaknya akan terasa terhadap pengurangan volume sampah Jakarta," katanya.

Ia berharap program sosialisasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan diikuti dengan pendampingan di lapangan agar praktik pemilahan sampah benar-benar menjadi kebiasaan di lingkungan UMKM binaan.

"Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Apa yang dilakukan Dinas PPKUKM hari ini merupakan contoh kolaborasi yang layak diperluas di berbagai sektor," tutup Agung.