- Perang Melawan Narkoba, Polres Garut Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Ratusan Obat Terlarang
- Menuju Kemandirian Industri Otomotif, Pemerintah Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
- HUMANIKA Soroti Kinerja Pengawas Ketenagakerjaan DKI Jakarta
- Wagub Sumut Dengarkan Mimpi Anak-anak Nias, Dorong Revitalisasi UPTD Pelayanan Sosial Anak Gunungsitoli
- Rekan Indonesia Bogor Raya, Dampingi Ibu Hamil. Penanganan Lambat Bayinya Meninggal
- Pengelolaan Sampah Jangan Hanya Jadi Wacana Dalam Anggaran 2027
- PIiala Dunia Telah Usai, Kini Saatnya Mengejar Piala Akhirat
- Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Daerah Revitalisasi Program P2L KWT melalui Penyaluran 1.300 Bibit di Bone, Sulawesi Selatan
- GMNI DKI Jakarta Soroti Dugaan Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer dalam Program KDMP
- Indonesia Tegaskan HAM Tak Boleh Diterapkan dengan Standar Ganda
Menuju Kemandirian Industri Otomotif, Pemerintah Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional

Keterangan Gambar : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa
BERNUSA.COM, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi ekosistem kendaraan nasional berbasis energi baru dan terbarukan melalui penguatan industri kendaraan listrik dalam negeri. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan pabrik motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri otomotif Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurut Prasetyo, rencana pembangunan pabrik motor listrik nasional menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk otomotif berkualitas apabila didukung dengan tekad dan kerja sama seluruh pihak.
Baca Lainnya :
"Sekali lagi ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya," ujar Prasetyo.
Ia menegaskan, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas industri nasional, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil.
Menurutnya, kehadiran motor listrik produksi dalam negeri akan memberikan dampak luas, mulai dari penguatan ekosistem otomotif nasional hingga mendukung target transisi energi dan pengurangan emisi.
"Tidak sekadar mengenai kemampuan kita memproduksi mobil atau motor listrik nasional, ini kan bagian juga dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil. Sebuah prestasi itu tidak berdiri sendiri, tetapi juga membawa pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar kita sehingga ketergantungan terhadap BBM bisa dikurangi," jelasnya.
Prasetyo juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku industri, dan pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan industri kendaraan listrik nasional. Menurutnya, berbagai kekurangan yang masih ada harus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan bersama.
"Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan, mari itu bersama-sama kita perbaiki," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan target pemerintah untuk segera meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari pembangunan ekosistem industri otomotif dalam negeri.
Dalam sambutannya pada acara Panen Raya Serentak di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), Presiden menyampaikan optimisme terhadap kemampuan putra-putri Indonesia dalam menghasilkan kendaraan nasional yang kompetitif.
"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia," tegas Presiden.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat industri nasional, meningkatkan daya saing manufaktur, sekaligus mempercepat transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.(AS/BN).
_-_Copy.png)





.jpg)


_(1).png)

